Jakarta – Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi menandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) serta Perjanjian Pengelolaan Debt Service Reserve Account (DSRA) dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali senilai Rp50.600.000.000. Penandatanganan dilaksanakan di Jakarta pada Senin (6/7) sebagai bagian dari upaya memperkuat pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Penandatanganan tersebut menjadi tonggak penting dalam sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klungkung, PT SMI, dan Bank BPD Bali untuk mendukung pelaksanaan pembangunan daerah melalui skema pembiayaan yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan bahwa fasilitas pembiayaan multisektor dari PT SMI merupakan bentuk dukungan strategis dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah, meningkatkan ketahanan wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen mengelola pinjaman daerah ini dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian (prudent). Pengelolaan Debt Service Reserve Account (DSRA) bersama Bank BPD Bali juga menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko fiskal guna memastikan kemampuan daerah dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman secara tepat waktu dan berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Klungkung juga menjadi pemerintah daerah pertama yang merealisasikan kerja sama pembiayaan daerah dengan PT SMI pada tahun berjalan. Hal ini menunjukkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memanfaatkan instrumen pembiayaan daerah untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain penandatanganan perjanjian, PT SMI menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit mobil pick-up dan satu unit mesin pencacah limbah kayu kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung percepatan penanganan dampak bencana pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, khususnya di wilayah kepulauan Kabupaten Klungkung, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah hasil penanganan bencana.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mengoptimalkan pembiayaan daerah sebagai salah satu instrumen percepatan pembangunan.
Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, PT SMI terus berkomitmen mendukung pemerintah daerah melalui penyediaan pembiayaan yang berkelanjutan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Klungkung yang Mahottama,” ujar Faaris Pranawa. Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung optimistis pelaksanaan program-program pembangunan prioritas dapat berjalan lebih optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan, tangguh, dan berdaya saing.




